Jumat, 31 Agustus 2012

14 Penjelajah Laut Dunia

Hamparan samudera yang terhampar luas, gelombang tinggi yang begitu ganas, sampai kejemuan yang begitu memenat, tidak menjadi masalah bagi segelintir orang dibawah ini. Kepiawaiannya menaklukan samudera, menghantarkan mereka menemui dunia baru di masanya. Kebudayaan satu dengan yang lainnya menjadi saling berinteraksi, karena petualangan mereka. Berikut 14 penjelajah laut di dunia:

1. Cheng Ho 
Berkas:Zheng he.jpg
Cheng Ho atau Zheng He adalah seorang pelaut dan penjelajah Tiongkok terkenal yang melakukan beberapa penjelajahan antara tahun 1405 hingga 1433. Cheng Ho memimpin tujuh ekspedisi ke tempat yang disebut oleh orang China Samudera Barat (Samudera Indonesia). Ia membawa banyak hadiah dan lebih dari 30 utusan kerajaan ke China – termasuk Raja Alagonakkara dari Sri Lanka, yang datang ke China untuk meminta maaf kepada Kaisar.
Armada ini terdiri dari 27.000 anak buah kapal dan 307 (armada) kapal laut. Terdiri dari kapal besar dan kecil, dari kapal bertiang layar tiga hingga bertiang layar sembilan buah. Kapal terbesar mempunyai panjang sekitar 400 feet atau 120 meter dan lebar 160 feet atau 50 meter. Rangka layar kapal terdiri dari bambuTiongkok. Selama berlayar mereka membawa perbekalan yang beragam termasuk binatang seperti sapi, ayam dan kambing yang kemudian dapat disembelih untuk para anak buah kapal selama di perjalanan. Selain itu, juga membawa begitu banyak bambu Tiongkok sebagai suku cadang rangka tiang kapal berikut juga tidak ketinggalan membawa kain Sutera untuk dijual.

2. Marco Polo
File:Marco Polo portrait.jpg
Marco Polo adalah seorang pedagang dan penjelajah Italia. Ia pergi ke Cina semasa berkuasanya Dinasti Mongol. Ia terkenal karena kisah-kisahnya sangat menarik dan aneh bagi bangsa Eropa. Pada masa itu, bangsa Barat tidak mengenal dunia Timur. Sebagian cendekiawan berpendapat bahwa Marco Polo memang pergi ke Cina, tetapi tidak mengunjungi semua tempat yang digambarkan dalam bukunya.

3. Ibnu Batutah 
Berkas:Ibn Battuta Mall on 2 June 2007 Pict 3.jpg
Abu Abdullah Muhammad bin Battutah atau juga dieja Ibnu Batutah adalah seorang pengembara Berber Maroko. Atas dorongan Sultan Maroko, Ibnu Batutah mendiktekan beberapa perjalanan pentingnya kepada seorang sarjana bernama Ibnu Juzay, yang ditemuinya ketika sedang berada di Iberia. Meskipun mengandung beberapa kisah fiksi, Rihlah merupakan catatan perjalanan dunia terlengkap yang berasal dari abad ke-14.
Lahir di Tangier, Maroko antara tahun 1304 dan 1307, pada usia sekitar dua puluh tahun Ibnu Batutah berangkat haji – ziarah ke Mekah. Setelah selesai, dia melanjutkan perjalanannya hingga melintasi 120.000 kilometer sepanjang dunia Muslim (sekitar 44 negara modern).

4. Vasco da Gama 
Vasco da Gama adalah seorang penjelajah berkebangsaan Portugis, yang menemukan jalur jalan laut langsung dari Eropa ke Malabar, India dengan melakukan penjelajahan laut mengelilingi Afrika. Da Gama ditugasi oleh Raja Manuel I dari Portugal untuk mencari negeri-negeri Kristen di benua Timur, dan untuk mendapatkan akses Portugis ke pasar komersial di benua Timur. Da Gama memperluas penjelajahan laut dari pendahulunya Bartolomeu Dias, yang pertama-tama mengelilingi Tanjung Harapan di Afrika pada 1488, yang berpuncak dengan penjelajahan laut Portugis yang didukung oleh sekolah pelayaran dari Henrique sang Navigator.

5. Kristoforus Kolumbus
Kristoforus Kolumbus adalah seorang penjelajah dan pedagang asal Genoa, Italia, yang menyeberangi Samudera Atlantik dan sampai ke benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1492. Kolombus mengira bahwa pulau tersebut masih perawan, belum berpenghuni sama sekali. Mereka berorientasi menjadikan pulau tersebut sebagai perluasan wilayah Spanyol. Tetapi setelah menerobos masuk, Kolumbus ternyata kaget menemukan bangunan yang persis pernah ia lihat sebelumnya ketika mendarat di Afrika.
Perjalanan tersebut didanai oleh Ratu Isabella dari Kastilia Spanyol setelah ratu tersebut berhasil menaklukkan Andalusia. Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat.

6. Bartolomeu Dias

Bartolomeu Dias adalah seorang penjelajah Portugis yang berlayar mengelilingi Tanjung Harapan, ujung selatan dari Afrika. Pada tahun 1481, ia menyertai Diogo de Azambuja melakukan ekspedisi di Pantai Emas. Bartolomeu Dias adalah seorang ksatria istana kerajaan, kepala penjaga gudang kerajaan dan ahli berlayar dari pasukan perang Saint Christopher. Raja John II dari Portugal menunjuk dia pada tanggal 10 Oktober 1486 sebagai kepala ekspedisi untuk berlayar mengelilingi ujung selatan Afrika dengan harapan mencari rute perdagangan baru menuju ke Asia.

7. Fernando de Magelhaens 

Fernando de Magelhaens adalah seorang penjelajah laut Portugis yang berlayar atas nama Spanyol. Magelhaens adalah orang pertama yang berlayar dari Eropa ke barat menuju Asia, orang Eropa pertama yang melayari Samudra Pasifik, dan orang pertama yang memimpin ekspedisi yang bertujuan mengelilingi bola dunia. Meskipun Magelhaens sendiri tewas terbunuh oleh Datuk Lapu-Lapu di Filipina dalam persinggahannya di Hindia Timur sebelum menuju Eropa, delapan belas anggota kru dan armadanya berhasil kembali ke Spanyol pada tahun 1522, setelah mengelilingi bumi.
Sewaktu Fernando de Magelhaens meninggalkan Spanyol pada tahun 1519 dengan lima buah kapal kecilnya yang terbuat dari kayu—yang kebanyakan darinya berukuran sepanjang kira-kira 21 meter, mirip dengan kendaraan semitrailer modern—mereka berlayar menuju tempat yang tak diketahui. Dan mereka benar-benar berupaya sendirian.

8. I Ching 
Berkas:Yi Jing.JPG
I Ching atau kadang dieja I Tsing adalah seorang bhiksu Buddha Tionghoa yang berkelana lewat laut ke India melalui Jalur Sutra untuk mendapatkan teks agama Buddha dalam bahasa Sansekerta. Dia kemudian membawanya pulang ke Tiongkok dan menerjemahkannya ke dalambahasa Tionghoa. Dia tinggal di Kuil Xi Ming selama beberapa waktu di Chang’an, ibukota Dinasti Tang.
Semasa perjalanannya, dia pernah mengunjungi kerajaan Sriwijaya di Sumatra, Indonesia pada tahun 671 dan tulisannya mengenai kerajaan tersebut adalah salah satu dari sedikit sumber mengenai Sriwijaya.
Dalam buku kenangannya, ia menceritakan bahwa sang peziarah Hui Ning memutuskan perjalanannya selama tiga tahun di pulau Jawa (664/5 – 667/8) untuk menterjemahkan sebuah sutra, kemungkinan besar dari mazhab Hinayana, mengenai Nirwana yang agung. Penterjemahannya dibantu seorang pakar Jawa yang bernama Jñânabhadra. Sedangkan I Ching sendiri menghargai pusat-pusat studi agama Buddha di Sumatra secara tinggi. Hal ini terbukti dari fakta bahwa ia tinggal selama enam bulan di Sriwijaya dan dua bulan di Malayu (Jambi) dalam perjalanannya ke India pada tahun 671 dan setelah itu selama sepuluh tahun di Sriwijaya (685-695).

9. Henrique sang Navigator 
Berkas:Henry the Navigator1.jpg
Henrique sang Navigator atau disebut Infante Dom Henrique ialah seorang pangeran dari Portugal. Ia adalah putra dari João I dari Portugal dan istrinya Philippa dari Lancaster. Sebenarnya ia bukanlah navigator/muallim, namun ia mendapatkan gelarnya karena ia mengatur banyak perjalanan ke negeri-negeri yang ditemukan. Ia dianggap sebagai tokoh yang memulai ekspansi koloni Eropa.

10. James Cook
Berkas:Captainjamescookportrait.jpg
James Cook adalah seorang penjelajah dan navigator Inggris. Ia mengadakan tiga perjalanan ke Samudra Pasifik dan berhasil menentukan garis-garis pantai utamanya. Cook juga membuat peta. Cook adalah orang Eropa pertama yang mengunjungi Hawaii. Selain itu, dia juga merupakan orang Eropa kedua yang berhasil mencapai Selandia Baru (setelah Abel Tasman) dan berhasil memetakan seluruh garis pantainya.

11. Afonso de Albuquerque

Afonso de Albuquerque (juga dieja Afonso d'Albuquerque atau Alfonso de Albuquerque; Alhandra, Portugal, 1453 - Goa, 16 Desember 1515) adalah seorang pelaut Portugis terkenal yang berperan dalam pembentukan Pemerintahan Kolonial Portugis di Asia.
Lahir di Alhandra pada tahun 1453, di dekat kota Lisbon, Portugal, dia pada suatu masa dikenal sebagai The Great, The Caesar of the East and as The Portuguese Mars. Ayahnya, Gonçalo de Albuquerque, Lord of Vila Verde dos Francos (yang menikah dengan Leonor de Menezes) memegang posisi yang cukup penting di pemerintahan. Dari ayahnya pula ia memiliki hubungan darah / keturunan dengan keluarga kerajaan Portugal. Dia mendapatkan pendidikan dalam bidang matematika dan Latin Klasik pada masa kekuasaan Afonso V dari Portugal, dan setelah wafatnya bangsawan itu, ia sepertinya bekerja di Arzila, Morocco untuk beberapa saat. Pada saat ia kembali ia ditunjuk se estribeiro-mor (kepala penasihat) untuk João II dari Portugal.


12. Walter Raleigh
Berkas:Sir Walter Raleigh oval portrait by Nicholas Hilliard.jpg
Sir Walter Raleigh (1552 atau 1554 – 29 Oktober 1618) adalah penulis, penyair, orang istana (courtier), dan penjelajah berkebangsaan Inggris Ia berperan merintis jalan bagi kolonisasi Britania Raya di Amerika Utara pada akhir abad ke-16.Raleigh dilahirkan di sebuah keluarga Protestan di Devon, putra dan Catherine Walter Raleigh Champernowne. Hanya sedikit yang diketahui secara pasti tentang kehidupan awalnya, walaupun ia menghabiskan waktu di Irlandia, di Killua Castle, Clonmellon, County Westmeath, dan ikut ambil bagian dalam penindasan pemberontakan dan berpartisipasi dalam dua pembantaian yang terkenal di Pulau Rathlin dan Smerwick. Kemudian ia menjadi pemilik properti yang disita dari Irlandia. Dia bangkit dengan cepat masa pemerintahan Ratu Elizabeth I, karena gelar kebangsawanan pada 1585. Ia terlibat pada awal era kolonisasi Inggris di Dunia Baru di Virginia di bawah kerajaan paten. Pada 1591 ia secara diam-diam menikahi Elizabeth Coki, salah satu pelayan Ratu, tanpa seezin dari Ratu. Kemdian ia dan istrinya dikirim ke Tower London. Setelah dibebaskan dan akhirnya mereka mengundurkan diri ke tanah miliknya di Sherborne, Dorset.
Pada 1594 Raleigh mendengar tentang adanya "Kota Emas" di Amerika Selatan kemudian ia berlayar untuk menemukannya, Hal ini membuatnya diceritakan secara berlebihan tentang pengalaman ekspedisinya dalam sebuah buku yang menyangkut tentang legenda Kota El Dorado. Setelah Ratu Elizabeth meninggal pada tahun 1603, Raleigh kembali dipenjarakan di Menara, karena ia diduga terlibat dalam Plot Utama terhadap Raja James I. Tahun 1616, ia dibebaskan dan melakukan ekspedisi keduanya untuk mencari El Dorado. Ini tidak berhasil dan Spanyol pos di San Thome itu mengobrak-abrik oleh orang-orang di bawah komandonya. Setelah kembali ke Inggris, Raleigh ditangkap. Setelah acara sidang diadakan terutama untuk menentramkan Spanyol setelah serangan Raleigh San Thome, ia dipenggal kepalanya di Whitehall pada tahun 1618.

13. Hernán Cortés
Berkas:Cortes-Hernan-LOC.jpg
Hernán Cortés (1485 - 2 Desember 1547) (yang dikenal sebagai Hernando atau Fernando Cortés semasa hidupnya dan menandatangani surat-suratnya dengan nama Fernán Cortés) adalah conquistador yang menaklukkan Meksiko bagi Spanyol.

Dari keluarga bangsawan kecil, lahirlah Heniando Cortes (1485-1547) tahun 1485 di Medellin, Spanyol. Apa istimewanya? Dia itulah penakluk Meksiko. Di masa muda bakal penakluk ini belajar di Universitas Salamanca dalam ilmu hukum. Pada umur sembilan belas tahun dia tinggalkan Spanyol mencari nasib untung di benua sebelah barat sana yang baru saja diketemukan. Tahun 1504 dia tiba di Hispaniola, dia menetap di situ selaku seorang petani terhormat dan "Don Yuan" ukuran lokal.

14. Gonzalo Jiménez de Quesada
Berkas:Gonzalo Jimenez de Quesada.jpg
Gonzalo Jiménez de Quesada (1509 – 1579) adalah penjelajah Spanyol dan conquistador di Kolombia. Walaupun berhasil meraih kesuksesan pada beberapa perjalanannya, kariernya diakhiri dengan suatu kegagalan. Ia dianggap sebagai suatu kemungkinan model untuk tokoh Cervantes pada cerita Don Quixote.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar