Kamis, 30 Agustus 2012

10 Pelahap Maut di Film Harry Potter

Bagi anda penggemar film Harry Potter karya J.K. Rowling, pastinya mengenal Pelahap Maut atau Death Eater. Pelahap Maut, adalah sebutan bagi pengikut Lord Voldemort, seorang penyihir ilmu hitam yang paling ditakuti di zaman kejayaannya. Kelompok ini merupakan kelompok antagonis utama dan mereka dimunculkan sebagai sebuah kelompok di Harry Potter dan Piala Api, di mana pada saat itu mereka mengadakan pengacauan di Piala Dunia Quidditch, meskipun anggota-anggota individual seperti Lucius Malfoy dan Severus Snape sudah dimunculkan di episode sebelumnya. J.K Rowling mengatakan bahwa kelompok ini pada awalnya akan dinamai Kesatria Walpurgis, sebelum dinamai Pelahap Maut. Sekedar mengingatkan, berikut profile 10 Pelahap Maut:

1. Lord Voldemort 
Lord Voldemort adalah seorang tokoh ciptaan JK Rowling dalam novel Harry Potter. Voldemort digambarkan sebagai tokoh yang sangat jahat, kejam, licik, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Terlahir dengan nama Tom Marvolo Riddle, Voldemort dikenal sebagai salah satu siswa Hogwarts yang paling cemerlang di masanya. Tidak heran, ia sangat hebat dalam sihir dan ditakuti oleh nyaris seluruh penyihir hingga titik dimana rakyat sihir takut untuk menyebut namanya. Sehingga, Voldemort kerap disebut sebagai “Kau-Tahu-Siapa”, “Pangeran Kegelapan”, atau “Dia Yang Namanya Tak Boleh Disebut”. Pada Harry Potter dan Relikui Kematian, radio pemberontak “Pantauan Potter” (Potterwatch), menyebutnya sebagai “Pemimpin Pelahap Maut”.
Kata Voldemort sendiri berasal dari anagram nama “Tom Marvolo Riddle” yaitu “I Am Lord Voldemort”. Cerita perubahan Voldemort dari Tom Marvolo Riddle menjadi Lord Voldemort merupakan sebuah kisah psikologis menarik dari JK Rowling. Tom Marvolo Riddle(Voldemort) dilahirkan pada tanggal 31 Desember 1926 di sebuah panti asuhan di London.

2. Severus Snape 
Severus Snape adalah guru Ramuan dan Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam dan kepala sekolah di Hogwarts dalam kisah Harry Potter. Dia berhidung bengkok seperti paruh elang, berambut klimis-hitam-pendek. Snape terlahir dari pasangan Tobias Snape, seorang Muggle, dan Eileen Prince yang penyihir. Masa kecil Snape jarang sekali disinggung dalam buku. Tapi di Harry Potter and the Order of the Phoenix ketika Harry belajar Occlumency dari Snape, dapat disimpulkan bahwa Snape sering kali menyaksikan, bahkan mungkin menjadi korban kekerasan ayahnya. Di saat remaja pun Snape adalah murid yang tidak populer karena kesukaannya pada ilmu hitam.Snape satu angkatan di Hogwarts dengan James Potter, Sirius Black, Remus Lupin, dan Peter Pettigrew. Tapi Sirius dan James sangat membencinya, demikian pula sebaliknya. Di setiap kesempatan, mereka, terutama Sirius seringkali mengolok-olok Snape, baik secara mental maupun fisik.

3. Bellatrix Lestrange 
Bellatrix Lestrange adalah salah satu tokoh Fiksi dari buku karangan J.K. Rowling, Harry Potter. Diceritakan Bellatrix disebutkan pertama kali di penampilan pertamanya di Harry Potter and The Goblet of Fire ( Harry Potter dan Piala Api ). Bella saat itu menjadi tawanan dari Penjara bagi para penjahat sihir, Azkaban.
Bella adalah putri sulung dari pasangan penyihir murni dari keluarga Black, Cygnus Black dan istrinya Druella Black ( Terlahir Rosier ). Bellatrix Lahir tahun 1951-an dan meninggal pada tahun 1998. Bellatrix Lestrange terbunuh oleh Kutukan Molly Weasley dimana Harry Potter dan teman seangkatannya menyelesaikan pendidikannya pada tahun terakhir di Sekolah Sihir Hogwarts.
Bellatrix Lestrange merupakan istri dari Rodolphus Lestrange yang juga Pelahap Maut. Bellatrix juga memiliki saudara ipar dari suaminya bernama Rabastan Lestrange yang juga Pelahap Maut. Namun Rodolphus dan Bellatrix tidak memiliki keturunan. Bella juga melukai pasangan Auror Frank dan Alice Longbottom dengan kutukan Cruciatus, salah satu dari Kutukan Tak Termaafkan (Unforgivable Curses).

4. Fenrir Greyback 
Fenrir Greyback adalah salah satu tokoh antagonis dalam serial fiksi Harry Potter. Diceritakan bahwa pada dasarnya ia adalah manusia serigala yang pernah menggigit Remus Lupin semasa kecilnya sehingga menyebabkan Remus berubah menjadi manusia serigala sampai saat ini. Hal itu dilakukan karena Fenrir mempunyai dendam dengan ayah Remus. Fenrir digambarkan sebagai makhluk yang selalu haus darah, terutama darah anak kecil. Pada serial Harry Potter and the Half-Blood Prince, Fenrir turut serta bersama Pelahap Maut yang lainnya dan juga bersama Draco Malfoy dan Severus Snape dalam usaha mereka untuk membunuh Albus Dumbledore atas perintah Lord Voldemort.

5. Peter Pettigrew 
Peter Pettigrew adalah tokoh fiksi dalam cerita Harry Potter yang merupakan salah seorang siswa Hogwarts yang seangkatan dengan Remus Lupin, James Potter, dan Sirius Black. Dia mampu bertransfigurasi menjadi tikus dan dipelihara dengan nama Scabbers oleh Percy Weasley, yang kemudian diwariskan kepada Ron. Peter Pettigrew muncul dalam buku dan film ketiga, Harry Potter and the Prisoner of Azkaban. Dalam cerita Harry Potter ketiga juga diketahui bahwa ternyata ialah yang telah mengkhianati orang tua Harry, dan ternyata pendukung Voldemort. Ia merupakan sedikit dari Pelahap Maut yang bukan berasal dari asrama Slytherin (contoh lainnya adalah Quirinus Quirrell dari Ravenclaw).

6. Igor Karkaroff
Igor Karkaroff adalah karakter fiksi dalam novel Harry Potter karangan J.K. Rowling. Pertama kali muncul sebagai Kepala Sekolah Institut Durmstrang, sebuah sekolah sihir di Eropa Utara, yang kemungkinan besar berada di Norwegia, Swedia, atau bahkan Rusia. Karkaroff dulunya adalah Pelahap Maut yang ditangkap oleh Auror Alastor Moody setelah kejatuhan Lord Voldemort. Kemudian Kementerian membebaskannya dari Azkaban, dengan imbalan Karkaroff menyebutkan nama-nama Pelahap Maut lainnya. Meskipun beberapa nama yang diberikan tidak berguna (Pelahap Maut yang ternyata sudah tertangkap maupun sudah mati), dia menukar informasi tersebut dengan kebebasannya. Hal ini yang menyebabkan Karkaroff sangat takut akan pembalasan para Pelahap Maut bila Voldermort bangkit kembali.

7. Regulus Black
Bernama lengkap Regulus Arcturus Black adalah putra dari Orion Black dan istrinya (dan sepupu-kedua) Walburga. Keluarga Black merupakan salah satu dari sedikit keluarga darah-murni yang tersisa, dan telah menghasilkan banyak penyihir gelap. Menurut kakaknya Sirius Black, keluarga Black percaya bahwa mereka merupakan keluarga terhormat dalam dunia sihir, dan mereka juga menyetujui sebagian besar dari pendapat Pelahap Maut mengenai kemurnian darah. Karena Regulus memiliki sifat tersebut, maka dia dianggap sebagai anak yang lebih disukai oleh keluarganya, karena Sirius telah dihapus dan dihilangkan dari karpet keluarga.

8. Lucius Malfoy
Lucius Malfoy adalah seorang kepala keluarga penyihir dari keturunan berdarah murni, keluarga Malfoy. Ia tinggal bersama isteri dan anaknya hingga 1996 di tanah keluarga Malfoy di Wiltshire. Ia adalah anggota Dewan Sekolah Sihir Hogwarts, hingga anggota dewan lainnya memecatnya setelah ia mencoba memaksa untuk menskors kepala sekolah, Albus Dumbledore. Pada akhir Harry Potter dan Orde Phoenix, ia tertangkap basah bersama beberapa Pelahap Maut lainnya di Departemen Misteri dan dipenjarakan di penjara Azkaban.
Ia meninggalkan Pelahap Maut segera setelah Voldemort dikalahkan oleh anak berumur satu tahun, Harry Potter. Malfoy mengatakan bahwa ia menjadi Pelahap Maut karena ‘disihir’ dengan Kutukan Imperius oleh Voldemort, dan tidak bermaksud untuk melayani Voldemort. Walaupun penjelasan ini kemudian diterima oleh Kementerian Sihir, sebagian kalangan, seperti Arthur Weasley, berpikir bahwa ia berbohong. Ia kembali memihak Pelahap Maut setelah kebangkitan kembali Voldemort. Tetapi, pada buku ketujuh diceritakan ia dan keluarganya membelot ke pihak Hogwarts pada akhir Pertempuran Hogwarts ke-2.

9. Draco Malfoy 
Draco Malfoy adalah karakter fiksi dalam seri Harry Potter karangan J.K. Rowling. Draco adalah anak dari pasangan Lucius dan Narcissa Malfoy. Mengikuti jejak orangtuanya, Draco menjadi Pelahap Maut. Sikap sombong yang ditunjukkan Draco menyebabkan Harry tidak menyukainya, terlebih sesampainya di Hogwarts, Draco menunjukkan ketidaksukaannya pada Ron dan Hermione. Hal ini membuat Harry semakin tidak menyukainya. Draco kemudian memihak Hogwarts pada Pertempuran Hogwarts ke-2.

10. Narcissa “Cissy” Malfoy 
Narcissa “Cissy” Malfoy adalah tokoh fiksi dalam kisah Harry Potter karangan penulis Inggris J.K. Rowling. Narcissa Malfoy (terlahir Black) merupakan putri bungsu dari pasangan penyihir berdarah murni dari Keluarga Black yakni Cygnus Black dan istrinya Druella Black(Terlahir Rosier).
Cissy memiliki ciri-cirinya adalah mata berwarna biru dan berambut pirang (ciri keluarga Black). Narcissa Malfoy Lahir tahun 1955 (menurut J.K Rowling). Narcissa adalah ibu dari Draco Malfoy dan istri dari pelahap maut Lucius Malfoy. Narcissa tinggal di Malfoy Manor (Rumah Besar Keluarga Malfoy) bersama Suaminya Lucius Malfoy dan putra tunggalnya Draco Malfoy. Hampir semua keturunan keluarga Malfoy masuk di asrama Slytherin di Sekolah Sihir Hogwarts. Narcissa sendiri adalah salah satu siswi asrama Slytherin. Meskipun ia sepaham dengan suaminya mengenai kemurnian darah, tetapi ia lebih mencemaskan kekayaan keluarga dibandingkan membantu Voldemort dalam memperluas kekuasaan, sehingga ia tidak masuk jajaran Pelahap Maut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar