Rabu, 15 Agustus 2012

10 Puing-Puing Peninggalan Inca

Peradaban Inca muncul dari dataran tinggi Peru pada abad ke-13 awal. Lalu pada tahun 1438, mereka mulai menaklukkan tanah yang mengelilingi jantung daerah kekuasaan Inca Cuzco, menciptakan kerajaan terbesar di Amerika masa pra-Columbus. Kedatangan penjajah Spanyol pada tahun 1532 menandai akhir Kekaisaran Inca yang berumur pendek . Apa yang tersisa dari peradaban mereka terbatas karena para conquistador menjarah dan menghancurkan apa yang mereka bisa. Namun wisatawan tetap dapat memperoleh apresiasi bagaimana tingginya kebudayaan Inca dari reruntuhan bangunan banguna kuno Inca yang luar biasa yang ditemukan di dataran tinggi Amerika Selatan.
 
1. Moray
Moray adalah sebuah laboratorium pertanian Inca yang mungkin digunakan untuk membudidayakan varietas tanaman yang tahan dan dapat tumbuh di dataran tinggi Andes. Situs ini berisi beberapa teras melingkar, yang dapat digunakan untuk mempelajari efek dari kondisi iklim yang berbeda pada tanaman. Teras yang lebih rendah memiliki suhu yang lebih rendah pula. Teras terendah dari Kawah ini adalah sekitar 150 meter (492 kaki) dari atas dan dengan perbedaan suhu hingga 15 ° C antara bagian paling atas dengan yang paling bawah. Beberapa orang percaya bahwa moray adalah tempat pendaratan pesawat alien.

2. Winay Wayna
Situs Inca dari Winay Wayna dibangun pada sebuah bukit yang menghadap ke Sungai Urubamba. Situs ini terletak di di Inca Trail dan, seperti hari ini, situs ini digunakan sebagai tempat singgah atau istirahat bagi wisatawan yang lelah dalam perjalanan mereka ke Machu Picchu yang terkenal. Reruntuhan Inca dari Winay Wayna terdiri dari kompleks rumah rumah atas dan bawah dihubungkan dengan tangga serta struktur air mancur. Disamping rumah-rumah ini terdapat sebuah area teras pertanian.

3. Coricancha
Coricancha di Cuzco, awalnya bernama Inti Kancha ('Kuil Matahari') adalah kuil terpenting di Kekaisaran Inca. Dinding dan lantai kuil ini dulunya dilapisi lempengan emas padat, dan halamannya penuh dengan patung-patung emas. Seperti banyak monumen Inca lainnya, kuil ini dihancurkan oleh conquistador, yang membangun sebuah gereja Kristen, Santo Domingo, di atas reruntuhan. Beberapa Gempa bumi besar telah membuat kerusakan parah pada gereja, namun dinding-dinding batu Inca, dibangun dari block batu batu yang saling terekat kuat, masih berdiri berkat tukang batu yang canggih dari Inca.

4. Llactapata
Terletak di 2.840 meter (9.318 kaki) di atas permukaan laut di sepanjang jejak Inca (Inca Trail), Llactapata berarti "Kota Tinggi" di Quechua. Kota ini mungkin digunakan untuk produksi tanaman dan penyimpanan. Llactapata dibakar oleh Manco Inca Yupanqui, saat dia lari untuk mencegah peengejaran Spanyol. Sebagian karena upaya ini, Spanyol tidak pernah menemukan jejak Inca atau permukiman Inca yang lain.

5. Isla del Sol
Isla del Sol (Pulau Matahari) adalah sebuah pulau berbatu dan berbukit yang terletak di bagian selatan Danau Titicaca. Menurut agama Inca, ini adalah tanah pertama yang muncul setelah air banjir besar mulai surut dan matahari muncul dari pulau ini untuk menerangi langit sekali lagi. Sebagai tempat kelahiran Dewa Matahari, suku Inca membangun beberapa situs suci di pulau ini. Di antara reruntuhan Inca adalah Batu Suci dan bangunan seperti labirin yang disebut Chicana.

6. Sacsayhuamán
Sacsayhuaman adalah kompleks Inca berdinding tinggi di atas kota Cusco. Kota Kekaisaran Cusco, ditata dalam bentuk puma, hewan yang melambangkan dinasti Inca. Perut dari puma adalah alun-alun utama, sungai Tullumayo adalah punggungnya, dan bukit Sacsayhuaman sebagai kepalanya. Ada tiga dinding paralel yang dibangun dengan batu kapur ukuran besar di level yang berbeda. Diperkirakan bahwa dinding zigzag mewakili bentuk gigi di kepala puma itu. Dinding Inca dibangun sedemikian rupa sehingga sehelai kertas tidak akan bisa masuk di celah antara batu-batu dinding tersebut.

7. Pisac
Pisac, kata asal adalah Quechua, yang berarti "ayam hutan". Tradisi Inca membangun kota ditentukan dalam bentuk burung dan hewan, dan dengan demikian, Pisac adalah berbentuk ayam hutan. Reruntuhan Inca termasuk benteng militer, kuil, dan tempat tinggal, menghadap ke Lembah Suci, antara Pegunungan Salkantay. Diperkirakan bahwa Pisac menjaga pintu masuk selatan ke Lembah Suci dan mengontrol rute yang menghubungkan Kekaisaran Inca dengan perbatasan hutan hujan.

8. Choquequirao
Terletak di perbatasan Cuzco dan Apurimac, Choquequirao (artinya Ayunan Emas), terletak 3.085 meter (10.120 kaki) di atas permukaan laut. Reruntuhan Inca berisi konfigurasi tangga, terdiri dari 180 teras. Dibangun dalam gaya yang sama sekali berbeda dari Machu Picchu, Choquequirao jauh lebih besar dalam luas daerah dibandingkan Machu Piccu. Orang hanya dapat melakukan perjalanan ke Choquequirao dengan berjalan kaki atau menunggang kuda, dan dengan demikian, daerah ini jarang dikunjungi dibandingkan Machu Picchu. Tanpa pemakaian kendaraan beroda, perjalanan ke Choquequirao dari Cachora dapat berlangsung hingga empat hari!

9. Ollantaytambo
Selama Kekaisaran Inca, Ollantaytambo adalah Istana kerajaan Kaisar Pachacuti yang menaklukkan wilayah tersebut, membangun kota dan pusat seremonial. Pada saat penaklukan Spanyol, tempat ini menjadi benteng bagi perlawanan Inca. Saat ini reruntuhan Ollantaytambo merupakan daya tarik wisata yang penting dan salah satu titik awal untuk mendaki dan menapak tilas apa yang dikenal sebagai Inca Trail.
 
10. Machu Pichu
Reruntuhan Kota Inca Kuno yang paling indah dan mengesankan di dunia, Machu Pichu ditemukan kembali pada tahun 1911 oleh Hiram sejarawan Hawaii setelah tersembunyi selama berabad-abad di atas Lembah Urubamba. "Kota yang Hilang bangsa Inca" tidak terlihat dari bawah dan benar-benar mandiri, dikelilingi oleh teras pertanian dan dialiri oleh air alami. Meskipun dikenal secara lokal, kota ini tidak diketahui dunia luar sebelum ditemukan kembali pada tahun 1911. Sejak itu, Machu Picchu telah menjadi daya tarik wisata yang paling penting di Peru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar